MANAGEMENT FUNCTIONS IN LABORATORY
FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN DI
LABORATORIUM
Laboratorium adalah bagian integral
dari bidang akademik (bukan bagian dari rumah tangga atau administrasi), maka
manajemen laboratorium perlu direncanakan seiring dengan perencanaan akademik
(program dan anggarannya). Peranan laboratorium sangat besar dalam menentukan
mutu pendidikan karena laboratoriumlah yang menghasilkan karya-karya ilmiah
yang membanggakan, yang tak dapat dihasilkan oleh institusi lainnya. Sehingga
bagi perguruan tinngi yang bermutu, laboratorium menjadi bagian yang
dikedepankan.
Manual Prosedur Pengelolaan Laboratorium adalah serangkaian
tindakan yang harus dilakukan oleh pengelola laboratorium agar penjaminan mutu
laboratorium bisa dilaksanakan dengan baik. Tindakan-tindakan tersebut meliputi
perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penyempurnaan laboratorium.
Manajemen
Laboratorium (Laboratory Management), usaha untuk mengelola laboratorium
berdasar konsep manajemen baku. Suatu laboratorium dapat dikelola dengan baik
apabila didukung oleh beberapa faktor yaitu:
a)Peralatan
laboratorium yang canggih,
b) Staf
yang profesional, dan
c)Manajemen
yang baik.
Fungsi menejemen yang baik diantaranya adalah
1.
Perencanaan (planning)
Salah satu dari
fungsi manajemen yaitu perencanaan atau planning yang merupakan kegiatan untuk
membuat tujuan dari sebuah perusahaan dengan beberapa rencana untuk mendapatkan
tujuan.
Perencanaan adalah
cara terbaik untuk mengejar dan membuat tujuan perusahaan agar mampu teraih
dengan baik. Karena memang tanpa adanya perencanaan fungsi manajemen tak dapat
berjalan.
Tugas dari perencanaan antara lain :
1) Membuat
target
2) Membuat
rencana kegiatan yang dibutuhkan untuk pencapaian target
3) Mengatur
urutan pelaksanaan
4) Menyusun
anggaran biaya
5) Membuat
SOP mengenai pelaksanaan pekerjaan
Perencanaan
laboratorium IPA meliputi perencanaan dan pemeliharaan alat-alat dan
bahan-bahan serta sarana prasarana, perencanaan kegiatan yang akan
dilaksanakan, serta rencana pengembangan laboratorium. Beberapa hal yang perlu
direncanakan dalam manajemen laboratorium adalah:
a. Pengadministrasian
Alat-alat dan Bahan-bahan Laboratorium.
b. Pengadaan Alat dan bahan
laboratorium
c. Penyimpanan alat dan
bahan
2.
Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian
adalah membagi kegiatan besar menjadi kegiatan kecil. Caranya dengan membagi
setiap tugas supaya bisa secara mudah meraih tujuan dari sebuah organisasi. Kegiatan
menghubungkan serta mengatur pekerjaan dapat dilaksanakan dengan secara efisien
dan efektif dengan cara sebagai berikut:
1) Desain
struktur organisasi
2) Tentukan
job description setiap jabatan untuk meraih sasaran organisasi
3) Mendelegasikan
tanggung jawab dan wewenang, menetapkan tanggung jawab dari hasil yang sudah
dicapai
4) Membedakan
antara atasan dan staff
Pengorganisasian adalah membagi
kegiatan besar menjadi kegiatan kecil. Mengorganisasikan laboratorium berarti
menyusun sekelompok orang atau petugas dan sumber daya lain untuk melaksanakan
suatu rencana atau program dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan
dengan cara yang berdaya guna terhadap laboratorium .
Pengorganisasian laboratorium meliputi
pengaturan dan pemeliharaan alat-alat dan bahan-bahan laboratorium, pengadaan
alat dan bahan, dan menjaga kedisiplinan serta keselamatan kerja di
laboratorium. Orang yang terlibat langsung dalam organisasi laboratorium adalah
kepala sekolah, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, koordinator
laboratorium, penanggung jawab teknis laboratorium, laboran, dan guru-guru mata
pelajaran IPA (Kimia, Fisika, Biologi)
3.
Pengarahan (directing)
Pengarahan adalah
tindakan dan upaya supaya semua anggota kelompok bisa berusaha untuk
mendapatkan tujuan yang telah sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Proses
implementasi sebuah program supaya mampu dilakukan oleh seluruh pihak dalam
organisasi tersebut. Selain itu juga dapat memotivasi seluruh pihak supaya
dapat melaksanakan tanggung jawab dan penuh kesadaran.
Fungsi pengarahan dan implementasi mempunyai tugas
sebagai berikut:
1) Mengimplementasikan
sebuah proses pembimbingan, kepemimpinan, dan pemberian motivasi bagi tenaga
kerja
2) Memberikan
tugas yang teratur mengenai pekerjaan
3) Menjelaskan
kebijakan yang sudah ditetapkan
4.
Penempatan (Staffing)
Penempatan tak jauh
beda dengan pengorganisasian tetapi untuk staffing lebih luas. Jika organizing
lebih ke manajemen SDA (Sumber Daya manusia). Dalam menejemen labor adalah
bagaimana menempatkan staf-staf sesuai dengan kemampuan dan keahliannya.
5.
Mengkoordinasi (Coordinating)
Mengkoordinasi adalah
fungsi yang bertujuan demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja,
membuat lingkungan kerja menjadi sehat, nyaman, dinamis, dll. Fungsi ini
dilakukan oleh seorang manajer. Jadi, manajer mempunyai fungsi utama dalam
mengkoordinasi bawahannya agar dapat meningkatkan kinerjanya.
6.
Mengontrol (Controlling)
Mengontrol merupakan
fungsi terakhir manajemen. Setelah semua fungsi dilakukan maka langkah yang
terakhir yaitu mengontrolnya. Dalam fungsi ini ada beberapa elemen penting,
misalnya evaluasi serta membuat kebijakan baru.
Pengelolaan laboratorium merupakan
kegiatan menggerakkan sekelompok orang, keuangan, peralatan, fasilitas, serta
segala objek fisik lainya dengan efektif serta efisien agar mencapai tujuan
ataupun sasaran tertentu yang diharapkan secara optimal. Untuk pengelolaan
laboratorium secara umum dapat meliputi aspek :
1.Perencanaan, merupakan pemikiran
yang sistematis, analitis, logis tentang semua kegiatan yang harus dilakukan,
langkah-langkah, metode, sdm, tenaga, serta dana yang dibutuhkan agar mencapai
tujuan yang telah ditentukan.
2.Penataan alat serta bahan, merupakan suatu proses pengaturan alat ataupun bahan di
laboratorium agar tertata dengan baik dan bila membutuhkannya kita dapat
mencarinya dengan mudah.
3.Pengadministrasian
laboratorium, adalah suatu proses pencatatan ataupun investarisasi fasilitas
serta aktifitas laboratorium. Dengan pengadministrasian yang tepat maka semua
fasilitas serta aktifitas laboratorium dapat teroganisi dengan sistmatis.
4.Pengamanan,
perawatan, serta pengawasan.
Di manajemen laboratorium, dalam hal ini
berkaitan dengan manajemen mutu, harus kita desain agar sealu memperbaiki
efektifitas serta efisiensi kerjanya, disamping harus mempertimbangkan
kebutuhan semua pihak yang berkepentingan dalam laboratorium.
Beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam
manajemennya adalah sumber daya manusia, saran dan prasarana dan juga
penggunaan labolatorium. Dalam pengunaan laboratorium baik digunakan untuk
praktikum ataupun penelitian harus menyerahkan jadwal pennguanannya terlebih
dahulu, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penggunaan
laboratorium.
Selain itu kita juga harus menggunakan
peralatan laboratorium saat menggunakan laboratorium, seperti jas, masker,
serta sarung tangan (bila diperlukan) dan juga mengikuti semua prosedur
peminjaman alat serta permintaan bahan yang berlaku.
Pertanyaan
- 1. Jika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik?
- 2. Jika kegiatan laboratorium yang telah direncanakan tidak berjalan, bagian apakah yang perlu dievaluasi?
- 3. Hal apa yang paling berpengaruh dalam menjalankan fungsi menejemen laboratorium?
BalasHapusMenanggapi soal no 2.
Menurut saya, hal pertama yang perlu di evaluasi yaitu dari segi orang orang yang terlibat di dalam pelaksanaan kegiatan lab.
Dari mengevaluasi orang orang tersebut itulah, nantinya kita bisa mengetahui apa masalah, kendala, ataupun penyebab kegiatan lab yg telah direncanakan tidak berjalan.
Terimakasih ulasannya... Menanggapi pertanyaan pertama Jika saya adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik? Kriteria staf baik itu laboran teknisi dan lainnya, yang baik menurut saya adalah yg sesuai dengan Permendiknas No. 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah.selain itu juga harus profesional, dalam hal ini telaten dalam pkerjaan dan lainnya. Terimakasih
BalasHapusAssalamualaikum wr.wb
BalasHapusSaya menanggapi no 2.
Jika kegiatan laboratorium yang telah direncanakan tidak berjalan, bagian apakah yang perlu dievaluasi?
Perlu evaluasi karena dengan evaluasi kita bisa melihat apa kendala nya sehingga tidak bisa dilakukan.sehingga bisa mencari solusi untuk masalah tersebut. Supaya fungsi dari manajemen labor bisa berjalan dengan baik.
Terima kasih
Menanggapi pertanyaan nomor 3, yg paling berpengaruh dalam menjalan kan fungsi mejemen lab adalah bagaimana kualitas seorang kelapa labor yg menjadi pemimpin didalam lab untuk mengkordinasikan seluruh komponen lab, dan pemilihan staf yang memang ahli dibidangnya dan mampu bekerja sesuai tupoksi masing2 dengan bertanggung jawab dan penuh dedikasi
BalasHapusJika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik?
BalasHapusstaf yg baik tu staf yg disiplin. semangat tinggi dan kreatif
Menanggapi pertanyaan pertama, bagaimana staf yang baik?
BalasHapusStaf yg baik adalah stag yang bekerja secara profesional, teliti, disiplin, yg sesuai dengan Permendiknas No. 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium, bertanggung jawab dalam pekerjaan dan yang benar2 ahli dalam laboratorium. Terima kasih
Saya akan menyikapi pertayaan no 1.?
BalasHapusStaff yang baik yaitu staff yang Bertanggung jawab dan disiplin dan serta mempunyai skill dalam bidang nya itu,sehinggga berjalan sesuai dengan tata tertib dan peraturan yang ada.
Menanggapi pertanyaan no.1. Jika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik?
BalasHapusMenurut saya staf yang baik adalah yang dapat mengatur, memelihara, memperhatikan keselamatan kerja, memiliki pemahaman dan keterampilan kerja di laboratorium, bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dan mengikuti peraturan.
Menanggapi pertanyaan pertama.
BalasHapusMenurut saya dalam laboratorium tidak ada staf laboratorium yg ada adalah laboran dan teknisi yg berada dibawah kalab.
Untuk laboran dan teknisi kualifikasi nya sdh diatur pd permendiknas no. 26 tahun 2008. Dimana laboran dan teknisi harus memiliki sertifikat dan pengalaman kerja serta kualifikasi pendidikan minimal D3. Dan bisa dibaca pada permendiknas tersebut.
Terima kasih
Menanggapi pertanyaan pertama.
BalasHapusMenurut saya dalam laboratorium tidak ada staf laboratorium yg ada adalah laboran dan teknisi yg berada dibawah kalab.
Untuk laboran dan teknisi kualifikasi nya sdh diatur pd permendiknas no. 26 tahun 2008. Dimana laboran dan teknisi harus memiliki sertifikat dan pengalaman kerja serta kualifikasi pendidikan minimal D3. Dan bisa dibaca pada permendiknas tersebut.
Terima kasih
Menanggapi pertanyaan nomor 3, yg paling berpengaruh dalam menjalan kan fungsi mejemen lab adalah bagaimana kualitas seorang kelapa labor yg menjadi pemimpin didalam lab untuk mengkordinasikan seluruh komponen lab, dan pemilihan staf yang memang ahli dibidangnya dan mampu bekerja sesuai tupoksi masing2 dengan bertanggung jawab dan penuh dedikasi
BalasHapusHal yg paling berpengaruh adalah peningkatan mutu dari pengelola labor, karena semakin baik mutu pengelola, maka semakin baik pula kinerja nya
BalasHapusMenurut pendapat saya kriteria staf labor yang baik adalah staf yang memilki kompetensi sesuai dengan bidangnya,disiplin dalam bekerja dan bertanggung jawab
BalasHapusmenanggapi pertanyaan no.1 mengenai "Jika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik? "
BalasHapussaya akan mencari staf sesuai dari kriteria yang telah ditetapkan oleh Permendiknas No. 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium dan bisa bertanggung jawab akan tugas dan fungsinya masing-masing.
Menanggapi pertanyaan pertama yaitu Jika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik?
BalasHapuskriteria staf (Teknisi/Laboran) yang baik , jika merujuk pada Permendiknas No. 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah, pada bagian Teknisi/laboran. Memiliki kompetensi Kepribadian, Sosial, administratif, dan professional.
Salam
Agung Laksono
Jika kegiatan laboratorium yang telah direncanakan tidak berjalan, bagian apakah yang perlu dievaluasi?
BalasHapusmenurut pendapat saya, semua bagian harus di evaluasi termasuk kepala lab dan seluruh staf yang ada agar kita bisa mengetahui apa kendala yang membuat lab tidak berjalan dengan baik.
Menanggapi pertanyaan nomor 2. Menurut saya, tahap evaluasi dimulai dari SOP yang dibuat, kemudian peraturan-peraturan lain, apakah semuanya sudah efektif? karena dalam pandangan saya, segala sesuatu yang kurang jelas adalah sumber masalah. setelah semua tidak ada masalah, baru dievaluasi personil-personil yang memiliki tanggungjawab terhadap masalah tersebut. Terima kasih.
BalasHapusmenanggapi pertanyaan No 2. ika kegiatan laboratorium yang telah direncanakan tidak berjalan, bagian apakah yang perlu dievaluasi?
BalasHapuskalau menurut saya bagian yang perlu dievaluasi yaitu bagian pada Manajemen Laboratorium itu sendiri karena manajemen itu mencakup beberapa hal yaitu :
1. Manjemen Sumber daya Manusia dan
2. Manajemen sarana Prasarana
Menanggapi pertanyaan no 2
BalasHapusJika kegiatan laboratorium yang telah direncanakan tidak berjalan, bagian apakah yang perlu dievaluasi?
Menurut saya bagian yang perlu dievaluasi untuk ditinjak lanjutin yaitu bagian yang menjadi kendala pada manajement laboratorium tersebut. Misalnya tidak berjalannya kegiatan laboratorium dikarenakan kekurangan alat dan bahan maka perlu ditinjak lanjutin dengan pengadaan alat & bahan.
Menanggapi pertanyaan no 2
BalasHapusyang perlu di evaluasi adalah manajemen laboratorium. Misalnya tidak berjalan kegiatan praktikum dikarenkan tidak ada SOP,.
Menanggapi pertanyaan nomor 1, Jika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik?
BalasHapuskepala staf yang baik adalah yang profesional dalam segala hal yang berhubungan dengan pengelolaan laboratorium, terutama dalam hal manajemen mutu laboratorium.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 1, Kriteria staf yang baik yaitu yang mengetahui mengenai SOP laboratorium sehingga dapat melakukan managemen sistem labor sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan, staf yang baik adalah staf yang disiplin dan cekatan melayani saat ada yang ingin menggunakan laboratorium, staf yang baik adalah staf yang dapat melakukan administrasi termasuk didalamnya inventarising dengan rapi dan terstruktur.
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab pertanyaan no 2 yaitu Jika kegiatan laboratorium yang telah direncanakan tidak berjalan, bagian apakah yang perlu dievaluasi? Salah satu Fungsi manajemen di laboratorium adalah pengawasan, dimana pada fungsi ini memantau kinerja dan jika kegiatan yang direncanakan tidak berjalan lancar maka akan dilakukan perubahan-perubahan yang diperlukan agar tujuan dapat tercapai
BalasHapusAssalamualaiakum, saya akan menjawab pertanyaan nomr 1.
BalasHapusIalah yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan kualifikasi organisasi, bertanggung jawab dan bersertifikat.
Menanggapi soal nomor 3...menurut saya ada 2 hal yang paling berpengaruh dalam menjalankan fungsi menajemen laboratorium adalah pertama, ketersediaan sumber manusia (SDM)/kompetensi yang dimiliki orang dalam struktur laboratorium dan kedua, sumber dana/finansial. namun tidak menyampingkan hal-hal yang lain yang berpengaruh
BalasHapusMenanggapi no 3, dalam managemen labor yg terpenting adalah kesadaran kerja dari unit kerja manjemn labor tersebut, artinya kerjasama antar oengelola sangat berperan dlam terlaksananya manjent labor
BalasHapussaya akan Menanggapi pertanyaan no 1, Jika anda adalah kepala laboratorium, bagaimanakah kriteria staf yang baik? Menurut saya kriteria staf yang baik adalah memiliki kriteria yang telah ditetapkan dalam permendiknas no 26 tahun 2008 tentang standar tenaga laboratorium. Tentunya ditunjang dengan kemahiran dalam kegiatan praktikum ataupum tentang keadministrasian laboratorium.
BalasHapus